Beberapa Alasan Kenapa Bule Tinggal di Indonesia

21.13

Akhir-akhir ini, gue ngerasa semakin banyak orang keturunan bule yang tinggal di Indonesia. Kalo dulu kita cuma kenal Cinta Laura dengan hujan-becek-enggak-ada-ojeknya, sekarang banyak sekali artis blasteran yang baru muncul seperti Jessica Mila, Kimberly Rider, dan yang menurut gue paling cantik dari semuanya:

Iya, emang cantik 

Arumi Bachsin.

Aku rela kok digigitin

Bukan di sektor hiburan saja, para "bule" ini juga mulai dipakai di beberapa sektor berbeda. Contohnya banyak rumah sakit yang mulai mempekerjakan tenaga kesehatan luar. Tidak mau ketinggalan, sektor pendidikan juga ikut merekut tenaga ini, terutama sekolah-sekolah bertaraf internasional. Jumlah guru asingnya sangat banyak, sampai-sampai sudah ada yang pedofilia.

...

Berikut gue jabarkan Beberapa Alasan Kenapa Bule Tinggal di Indonesia:

1. Mudah Mendapat Kerja
Sudah menjadi rahasia umum jika mencari pekerjaan di negara-negara maju seperti Eropa sangatlah susah, kecuali elo punya kualitas. Bayangkan saja, rata-rata semua orang disana adalah sarjana. Gak kebayang kan betapa susahnya kalo disuruh buat bersaing dengan banyak sarjana lain demi suatu pekerjaan?

Untungnya di Indonesia, walalu sarjana juga lumayan banyak, tapi jumlah orang yang enggak pernah kuliah masih tinggi, sehingga membuka peluang yang lebih besar bagi si bule untuk bersaing disini. Apalagi begitu melihat CV si bule yang sarjana luar, akan lebih dipertimbangkan dari sarjana lokal.


2. Gaji Tinggi VS Biaya Hidup Rendah
Suka atau enggak, rasanya kita harus mengakui bahwa bule-bule yang bekerja di Indonesia akan lebih dihargai dibanding pegawai lokal, salah satu contohnya dengan pemberian gaji. Kebanyakan gaji para tenaga kerja luar akan lebih tinggi. Makanya mereka betah disini. Siapa yang enggak betah kalo dikasih duit banyak, coba?

Belum lagi harga makanan dan jananan di Indonesia yang relatif lebih murah dibanding negara lain, ambil contoh Singapura. Walau dekat dari sini, tapi harga makanannya beda jauh. Sepuluh ribu di Indonesia masih bisa dapat Batagor tambah es teh manis. Sepuluh ribu Rupiah di restoran Singapura buat pesan ayam goreng? Dapat gamparan dari pelayan restorannya.


3. Orang Indonesia Yang Ramah
Orang Indonesia dikenal sebagai orang yang paling ramah, meski gue enggak menemukan keramahan itu ketika sedang terjadi tawuran antar dua kampus, atau ketika sedang ditilang polisi

Orang bule jelas betah. Gimana enggak, cuma pelayan di Indonesia yang dituntut harus terus-terusan senyum pas lagi ngelayanin pelanggan, dari membukakan pintu, memastikan pesanan, sampai mengantar pelanggan keluar.

Coba bandingin dengan pelayan Perancis, yang gue dengar mereka ingin dipanggil dengan sebutan "tuan", dan sering mengusir pelanggan yang mengenakan pakaian kurang bagus. Coba ini dilakukan oleh pelayan Indonesia, pasti sudah habis dibanting oleh bos-nya.


4. Bule Sangat Dihargai di Indonesia
Mayoritas orang Indonesia masih American-minded, yaitu meng-agungkan segala hal yang berhubungan tentang Amerika, seperti barang-barang impornya. Selalu ada asumsi yang berkata bahwa barang impor lebih bagus dari barang lokal.

Kalo barangnya aja dipuja setengah mati, gimana dengan orangnya? Itu yang sering gue temui dalam kehidupan nyata, dimana bule biasanya akan diperlakukan istimewa dan orang lokal tidak diperhitungkan. Padahal, belum tentu bule itu kaya atau istimewa. Bisa jadi dia hanya berkamuflase dan berniat untuk menyerang anak anda.

Nah, sekian posting gue tentang Beberapa Alasan Kenapa Bule Tinggal di Indonesia. Kalo ada yang pernah ketemu bule, atau setidaknya tahu alasan lain, mari segera berbagi di comment box.                              

You Might Also Like

0 Komentar

Mari berkomentar agar hati senang

Subscribe